aku hanya lah sebatang pohon layu
tak berpucuk
penyangga yang lapuk
di gerogoti rayap-rayap
hai air....
tak maukah
kau bersemayam dalam akarku lagi...?
hanya untuk mengibarkan kelopak ku
hei tanah....
mengapa kau menyentakku
tak bolehkah aku berpasak dalam tubuhmu....?
aku tahu
aku yang reot
aku yang lapuk
hanya mengharap
namun ....
sebelum aku roboh
aku pinta
jangan lupakan aku
ingatlah aku yang tumbuh kokoh dulu
Padang, januari 2011
terbit di koran harian umum SINGGALANG, SUMBAR 27 FEBRUARI 2011
BalasHapus