sampaikan makna dengan sajak

Sabtu, 26 Februari 2011

aku rindumu

ibu....
kau kah yang bergantung di kelopak mata ku
membuat mataku perih
sedu sedan memekik
meliahat mu
terlunta-lunta di seret usia

aku rindumu
kau paruhku
di setiap lorong jalan ku
kau berucap pilu untukku

ibu...
aku darahmu
kau akarku
jangan kau bekal aku
dengan cemasmu
kebalkan aku dengan harap-harapmu

Selasa, 15 Februari 2011

aku membaca

aku membaca
angin yang berhembus
bumi menangis
tetes yang berduri
alam menggertak
dengan gunung bermuntah
dengan laut menghempas

28 Desember 2010

penghianat

kutuk sumpah antah berantah
tertuju orang-orang lakanat
berdalih penstaraan status


kalian sayat
...kalian tikam
hati kami
dengan pisau kelicikan

kalian kami dulang
menaiki singgasana

namun........
kami kalian himpit
kami kalian tendang
kami kkalian binasakan

hei...anjing-anjing
pelaksana nafsu syetan
jauhkah engakau dari yang kekal

hei...... tikus-tikus
perampas kebahagiaan
jauhkah engakau dari kenikmatan

06 Januari 2011

Minggu, 13 Februari 2011

" renta tak punya cinta "

raut-raut berkerut
pandang tak berujung
nadi mulai genting
jantung tak menanti darah
renta
terkopoh-kopoh menyusuri jalan
tubuh meronta kesakitan

kemana cintamu
kemana mereka

pintaku

aku hanya lah sebatang pohon layu
tak berpucuk

penyangga yang lapuk
di gerogoti rayap-rayap

hai air....
tak maukah
kau bersemayam dalam akarku lagi...?
hanya untuk mengibarkan kelopak ku

hei tanah....
mengapa kau menyentakku
tak bolehkah aku berpasak dalam tubuhmu....?

aku tahu
aku yang reot
aku yang lapuk
hanya mengharap

namun ....
sebelum aku roboh
aku pinta
jangan lupakan aku
ingatlah aku yang tumbuh kokoh dulu

Padang, januari 2011

kan kembali jua

seiring nadi yg terus berdenyut,
hari yang menggigil

dikau tumbuh
nak menjangkau dahan
mengepak sayap
...nak bercerita pada alam

alam menyapa,,,,,,
duhai kau lembar-lembar yang makin tipis
kembalilah kau pada awal
awal dari kau adalah Dzat-Nya

07 Februari 2011

kawanan kecil

Mengapa kalian tergelak penuh nista
Tak ku harap, caci dari mulut bau kalian
Penuh bau bangkai dan bisa
Namun... tak hal bagiku

Aku..
Kalian gambar bagai onggok sampah
Yang akan kalian kirim ke tempat pembuangan bukan...?
Terus kalian injak dengan geram
Dengan girang kalian bercerita
Sisampah sudah di buang
Dan di injak-injak sampai lumat

Hahahahahahaha
Aku juga bisa tertawa
Scenario kalian belum selesai
Mengapa dengan girang kalian berandai
Kalian belum tahu scenario ku bukan…?
Kalian sebuT
Kalian yang terhormat
Kalian sebut
Kalian yang kuat
Kalian sebut
Kalian yang hebat
Kalian sebut
Kalian yang cakap

Hei kawan
Kalian hanya kawanan kecil
Yang akan mengemis dan perampas kebahagian

padang, Februari 2011