sampaikan makna dengan sajak

Rabu, 29 Juni 2011

karna kau.....

luluh asa
karnamu
tak slalu kau yang di nanti
tak slalu kau yang di harap
padam gelora ini
syahdu dalam rintih
sendu dalam sunyi
perih
memang perih
dan kau takkan peduli
kuasa
kau jepit raungku
karna kau tak hanya untukku

padang, 29 Juni 2011
{HA}

Selasa, 28 Juni 2011

beri aku..!

biarkan aku dalam cinta
biarkan aku dalam kasih
biarkan aku dalam sayang
engkau yang terpuja
bolehkah aku
tersanjung padamu
aku lelaki
berselubung di balik jeruji
aku lelaki
lebam di bantai harap
aku lelaki
rapuh di gerogoti nafsu
angkara menyala
di sekelilingku
masihkah aku
mendapat cinta, kasih dan sayang

Padang,28 Juni 2011
{HA}

Sketsa alam

Tak menunggu wadah
kau menghujam
tak menunggu siap
kau berayun
dengan benderang
kau memecah kelam
dendang
berbaur dendang

Padang, 28 Juni 2011
{HA}

galau

hitam menyapaku
tak bercahaya
di rudung galau
menanti........
menanti
kemilau

Padang, 27 Juni 2011
{HA)

Jumat, 03 Juni 2011

hanya sesaat

tadi.....
malam
berbisik padaku
ia
tak melukis bintang
tak melukis bulan
namun
memasang
gemuruh dendang air hujan
kilat
memotret alam
deru itu
tak kunjung muncul
ia hanya merintih sesaat

padang, 3 Juni 2011
{HA}

Kamis, 02 Juni 2011

..........................

ia ....
menyayat
relung-relung
kesenjanganku

aku... butuh
jangan di ambil
jangan di ambil

beroleh kata
aku nak berucap lagi
aku.....butuh
aku.....butuh
aku.....butuh

padang,2 juni 2011
{HA}

Minggu, 22 Mei 2011

bayang itu

bayang-bayang itu
sedikit ragu

bayang-bayang itu
terperangkap

bayang-bayang itu
kini membeku

cair !
akankah ia cair?

padang,22 Mei 2011
-{ HA }-

Rabu, 18 Mei 2011

harapan semu

menabur benih
dalam ruang berisi
benih
benih mawar
semakin menjulang
petik
petik
petiklah kata ku

-( HA)-
Padang, 18 Mei 2011

Selasa, 22 Maret 2011

"drama lusuh aspirasi"

kami anakmu
duhai bapak
duhai ibuk

saat ini
kami berteriak
merintih
di atas pentas hak azazi

drama ini
takkan pernah usai
saat kami mengadu
engkau yang merengek

kami meminta
karna engkau tak memberi
kami merintih karna engkau
menahan tangis kami

drama lusuh ini
kami persembahkan untukmu
supaya engkau tahu
kami bukan lemah
tapi …karna kami tak berwenang
engkau yang berwenang
namun ciut dalam nyali

memang…..
engkau dengar aspirasi kami
karna enkau tak tuli
dan engkau menelangsa iba kami
dalam rengek-rengek basi

engkau yang di petik
mengapa kami yang di babat
engkau yang di semai
mengapa kami yang di onggok

mengenang aksi damai menuntut hak mahasiswa
padang, Maret 2011

Sabtu, 26 Februari 2011

aku rindumu

ibu....
kau kah yang bergantung di kelopak mata ku
membuat mataku perih
sedu sedan memekik
meliahat mu
terlunta-lunta di seret usia

aku rindumu
kau paruhku
di setiap lorong jalan ku
kau berucap pilu untukku

ibu...
aku darahmu
kau akarku
jangan kau bekal aku
dengan cemasmu
kebalkan aku dengan harap-harapmu

Selasa, 15 Februari 2011

aku membaca

aku membaca
angin yang berhembus
bumi menangis
tetes yang berduri
alam menggertak
dengan gunung bermuntah
dengan laut menghempas

28 Desember 2010

penghianat

kutuk sumpah antah berantah
tertuju orang-orang lakanat
berdalih penstaraan status


kalian sayat
...kalian tikam
hati kami
dengan pisau kelicikan

kalian kami dulang
menaiki singgasana

namun........
kami kalian himpit
kami kalian tendang
kami kkalian binasakan

hei...anjing-anjing
pelaksana nafsu syetan
jauhkah engakau dari yang kekal

hei...... tikus-tikus
perampas kebahagiaan
jauhkah engakau dari kenikmatan

06 Januari 2011

Minggu, 13 Februari 2011

" renta tak punya cinta "

raut-raut berkerut
pandang tak berujung
nadi mulai genting
jantung tak menanti darah
renta
terkopoh-kopoh menyusuri jalan
tubuh meronta kesakitan

kemana cintamu
kemana mereka

pintaku

aku hanya lah sebatang pohon layu
tak berpucuk

penyangga yang lapuk
di gerogoti rayap-rayap

hai air....
tak maukah
kau bersemayam dalam akarku lagi...?
hanya untuk mengibarkan kelopak ku

hei tanah....
mengapa kau menyentakku
tak bolehkah aku berpasak dalam tubuhmu....?

aku tahu
aku yang reot
aku yang lapuk
hanya mengharap

namun ....
sebelum aku roboh
aku pinta
jangan lupakan aku
ingatlah aku yang tumbuh kokoh dulu

Padang, januari 2011

kan kembali jua

seiring nadi yg terus berdenyut,
hari yang menggigil

dikau tumbuh
nak menjangkau dahan
mengepak sayap
...nak bercerita pada alam

alam menyapa,,,,,,
duhai kau lembar-lembar yang makin tipis
kembalilah kau pada awal
awal dari kau adalah Dzat-Nya

07 Februari 2011

kawanan kecil

Mengapa kalian tergelak penuh nista
Tak ku harap, caci dari mulut bau kalian
Penuh bau bangkai dan bisa
Namun... tak hal bagiku

Aku..
Kalian gambar bagai onggok sampah
Yang akan kalian kirim ke tempat pembuangan bukan...?
Terus kalian injak dengan geram
Dengan girang kalian bercerita
Sisampah sudah di buang
Dan di injak-injak sampai lumat

Hahahahahahaha
Aku juga bisa tertawa
Scenario kalian belum selesai
Mengapa dengan girang kalian berandai
Kalian belum tahu scenario ku bukan…?
Kalian sebuT
Kalian yang terhormat
Kalian sebut
Kalian yang kuat
Kalian sebut
Kalian yang hebat
Kalian sebut
Kalian yang cakap

Hei kawan
Kalian hanya kawanan kecil
Yang akan mengemis dan perampas kebahagian

padang, Februari 2011